SMK Negeri 1 Cimahi sukses melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025, sebuah asesmen standar nasional yang bertujuan mengukur capaian akademik siswa pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku. Pelaksanaan TKA ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 5–6 November 2025, dan diikuti secara serentak oleh seluruh siswa tingkat akhir.
Sebelumnya, sekolah telah melaksanakan Gladi TKA sebagai simulasi pada 29–30 Oktober 2025 untuk memastikan seluruh aspek teknis dan kesiapan siswa. Berita gladi tersebut telah dipublikasikan di laman resmi sekolah sebagai bentuk transparansi dan informasi kepada publik.
TKA berfungsi sebagai instrumen nasional untuk memastikan objektivitas dan akurasi penilaian akademik. Hasil asesmen ini digunakan sebagai:
- validator rapor,
- pemantauan capaian akademik nasional,
- bahan refleksi mutu pembelajaran,
- dan dokumen pendukung jenjang pendidikan berikutnya.
Meskipun demikian, TKA bukan penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai alat penguatan kompetensi dan pemetaan mutu pendidikan.
Kepala SMK Negeri 1 Cimahi, Agus Priyatmono Nugroho, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA telah direncanakan dengan sangat matang, terutama dari sisi fasilitas dan kesiapan teknis.
“Kami memastikan seluruh sarana, jaringan, ruang ujian, dan prosedur berjalan baik agar siswa dapat mengikuti TKA dengan nyaman. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi seluruh siswa, baik yang ingin melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Sertifikat TKA akan menjadi nilai tambah bagi mereka,” ujar beliau.
TKA tahun ini memanfaatkan 8 laboratorium komputer dengan 8 proktor dan 3 teknisi, pelaksanaan terbagi ke dalam 3 sesi setiap harinya, sehingga seluruh siswa dapat mengikuti asesmen secara terjadwal, tertib, dan lancar. Adapun pengawas merupakan guru dari sekolah di luar SMK Negeri 1 Cimahi yang telah ditugaskan oleh masing-masing sekolahnya.
Ketua pelaksana TKA SMK Negeri 1 Cimahi, Farid Mulyana, S.Pd., M.Pd., melaporkan bahwa kegiatan TKA diikuti oleh 734 siswa tingkat XII program 3 tahun dan XIII program 4 tahun dari seluruh jurusan.
“Antusias siswa sangat luar biasa. Bahkan siswa yang sedang melaksanakan PKL di luar kota tetap mengikuti TKA dengan koordinasi dan izin dari pihak industri,” jelasnya.
Sementara itu, siswa yang berhalangan hadir karena sakit atau kondisi tertentu telah dijadwalkan untuk mengikuti TKA susulan, sesuai ketentuan dari Pusmendik. Beliau juga menambahkan,
“TKA ini diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa terhadap kemampuan akademiknya. Bagi sekolah, hasilnya akan menjadi dasar evaluasi program pembelajaran agar kami dapat terus menemukan formula terbaik untuk meningkatkan mutu pendidikan.”
Dengan terlaksananya TKA 2025, SMK Negeri 1 Cimahi menegaskan komitmennya dalam:
- meningkatkan kualitas asesmen,
- memastikan objektivitas penilaian,
- mempersiapkan lulusan yang unggul dan kompeten,
- serta memperkuat budaya evaluasi berkelanjutan.
TKA menjadi salah satu langkah penting dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi persaingan akademik maupun dunia kerja yang semakin kompetitif.
