Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, SMK Negeri 1 Cimahi menyelenggarakan In House Training (IHT) selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 8–10 Juli 2026, bertempat di Aula SMK Negeri 1 Cimahi. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Kompetensi Guru melalui Implementasi Pembelajaran Mendalam untuk Mewujudkan Manusia Unggul yang Berkarakter, Kompeten, dan Adaptif di SMK Negeri 1 Cimahi.”

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sekolah dalam menghadapi implementasi kebijakan pendidikan terbaru, sekaligus memperkuat budaya pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SMK Negeri 1 Cimahi, Agus Priyatmono Nugroho, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Selain membuka kegiatan, Kepala Sekolah juga memberikan pembinaan mengenai pentingnya dedikasi, disiplin, integritas, serta presensi guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari budaya kerja yang profesional. Menurut beliau, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi akademik guru, tetapi juga oleh komitmen, keteladanan, dan konsistensi dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

“Pendidikan yang berkualitas lahir dari guru-guru yang terus belajar, berinovasi, dan memiliki dedikasi tinggi. Melalui In House Training ini kita bersama-sama memperkuat kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan dunia pendidikan,” ujar Kepala Sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Pembina SMK Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Barat, Kusnadi, S.Pd., M.Pd. yang memberikan materi mengenai Kurikulum dan Pembelajaran.

Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai arah kebijakan pendidikan terkini, implementasi kurikulum, strategi peningkatan mutu pembelajaran, serta pentingnya guru terus melakukan inovasi agar proses pembelajaran mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, dunia usaha, dan dunia industri.

Baca juga :   135 Peserta Bersaing Mengikuti Uji Kompetensi Pada PPDB 2023, Jalur Kejuaraan SMKN 1 Kota Cimahi

Beliau juga menekankan bahwa guru harus mampu menjadi fasilitator pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Salah satu materi utama dalam kegiatan IHT disampaikan oleh Endah Yanuarti, M.Pd., Ph.D. dari BBPPMPV BMTI dengan tema Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

Pada sesi ini peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman belajar yang bermakna, mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), serta mengembangkan kemampuan refleksi, kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah.

Narasumber juga mengajak para guru untuk merancang proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga membangun karakter, kompetensi, dan kemampuan peserta didik dalam menghadapi perubahan zaman.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Rudi Haryadi, S.T., M.Pd. mengenai Sekolah Maung, sebuah konsep pengembangan pendidikan yang menekankan pembentukan peserta didik yang unggul, tangguh, adaptif, dan memiliki karakter kuat sesuai arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam sesi ini dibahas strategi implementasi budaya sekolah, penguatan karakter, kepemimpinan peserta didik, serta kolaborasi seluruh warga sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang positif dan berdaya saing.

Sebagai bagian dari transformasi pendidikan digital, Asep Kurnia, S.Pd. menyampaikan materi mengenai Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).

Materi ini membahas pentingnya literasi digital, pemrograman dasar, serta pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran. Guru didorong untuk mulai mengintegrasikan teknologi digital secara bijak dalam proses belajar mengajar sehingga peserta didik memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Pada sesi berikutnya, Sopian Lukman, S.Pd. kembali memperkuat pemahaman peserta mengenai implementasi Pembelajaran Mendalam melalui berbagai contoh praktik baik yang dapat diterapkan di kelas.

Baca juga :   4 Siswa SMK Negeri 1 Cimahi Mewakili Kontingen Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Cimahi dalam Raimuna Nasional XII Tahun 2023

Materi ini memberikan gambaran mengenai penyusunan perangkat ajar, strategi asesmen autentik, pembelajaran berbasis proyek, hingga teknik membangun pengalaman belajar yang lebih kontekstual, aktif, dan bermakna bagi peserta didik.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme. Para guru aktif mengikuti diskusi, berbagi pengalaman, serta melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran yang selama ini diterapkan.

Melalui In House Training Tahun Ajaran 2026/2027 ini, SMK Negeri 1 Cimahi kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidik sebagai kunci utama dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul.

Dengan penguatan kompetensi guru melalui implementasi pembelajaran mendalam, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan karakter melalui Sekolah Maung, serta pembaruan kurikulum yang berkelanjutan, SMK Negeri 1 Cimahi optimistis mampu menghasilkan lulusan yang berkarakter, kompeten, adaptif, inovatif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja, dunia usaha, dunia industri, maupun pendidikan tinggi di masa depan.

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

39 − 34 =
Powered by MathCaptcha