Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan vokasi yang selaras dengan perkembangan teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta kebijakan pendidikan nasional, SMK Negeri 1 Cimahi menyelenggarakan Sosialisasi Program Bantuan Teaching Factory (TEFA), Program Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), dan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Koding-KA) pada Selasa, 7 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Media SMK Negeri 1 Cimahi.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan sekolah menghadapi implementasi berbagai program strategis Kementerian Pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi lulusan, serta pengembangan budaya inovasi di lingkungan sekolah.
Sosialisasi diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri atas jajaran manajemen sekolah, wakil kepala sekolah, ketua konsentrasi keahlian, kepala bengkel, serta guru dari berbagai bidang keahlian di SMK Negeri 1 Cimahi. Seluruh peserta mendapatkan penugasan resmi dari Kepala Sekolah.
Program yang disosialisasikan merupakan bagian dari transformasi pendidikan vokasi yang bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul, karakter kuat, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri (DUDI).
Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai tiga program utama yang akan menjadi fokus pengembangan sekolah, yaitu:
- Program Bantuan Teaching Factory (TEFA) sebagai penguatan pembelajaran berbasis produksi dan layanan yang mengintegrasikan proses belajar dengan budaya kerja industri.
- Program Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menitikberatkan pada pengalaman belajar yang bermakna, penguatan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah.
- Program Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Koding-KA) sebagai upaya meningkatkan literasi digital, kemampuan pemrograman, serta pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran.
Melalui ketiga program tersebut, diharapkan proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Cimahi semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi global.
Pelaksanaan sosialisasi tidak hanya bertujuan memberikan informasi mengenai program-program yang akan dijalankan, tetapi juga membangun kesamaan persepsi di antara seluruh unsur sekolah agar implementasinya dapat berjalan secara terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Keterlibatan para wakil kepala sekolah, ketua konsentrasi keahlian, kepala bengkel, serta guru dari berbagai bidang menunjukkan komitmen SMK Negeri 1 Cimahi dalam mengembangkan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif dan inovatif.
Dengan adanya koordinasi sejak tahap perencanaan, setiap unit kerja diharapkan mampu menjalankan perannya masing-masing dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program.
SMK Negeri 1 Cimahi terus berkomitmen menjadi sekolah vokasi yang adaptif terhadap perubahan serta mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai tuntutan dunia industri. Melalui sosialisasi Program Bantuan Teaching Factory, Sekolah Model Pembelajaran Mendalam, dan Pembelajaran Koding-KA ini, sekolah semakin memantapkan langkah dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik.
Diharapkan hasil sosialisasi ini menjadi dasar bagi seluruh pendidik untuk mengimplementasikan berbagai program tersebut secara optimal pada Tahun Ajaran 2026/2027, sehingga mampu mendukung terwujudnya lulusan SMK Negeri 1 Cimahi yang berkarakter, kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
