PPDB SMKN 1 Kota Cimahi, se-Bandung Raya Paling Membludak Pendaftarnya

majalahsora.com, Kota Cimahi – SMKN 1 Kota Cimahi yang dipimpin oleh Agus Priyatmono Nugroho, merupakan salah satu sekolah yang setiap pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), selalu membludak pendaftarnya.

Seperti pada pelaksanaan PPDB tahap satu tahun ajaran 2022/2023, tanggal 6-10 Juni 2022. Ada sekitar 1566 pendaftar untuk jalur ABK, prestasi kejuaraan, persiapan kelas industri, keadaan tertentu, perpindahan orangtua/anak guru dan prioritas jarak yang mendaftar ke SMKN 1 Cimahi.

Hal itu diungkapkan oleh Erwin Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua PPDB nya.

“Se-Bandung Raya paling banyak pendaftarnya. Pada tahap pertama saja ada 1566 pendaftar. Dibandingkan dengan SMA dan SMK di Kota Cimahi, SMK 1 paling banyak animo masyarakat yang daftar,” kata Erwin, di Aula SMKN 1 Kota Cimahi, Jalan Mahar Martanegara, Rabu (29/6/2022).

Lanjutnya, hal itu karena masyarakat melihat latar belakang SMKN 1 Kota Cimahi, selama ini.

“Menurut masyarakat, SMKN 1 salah satu sekolah yang lulusannya mudah bekerja. Di samping itu juga lokasinya sangat strategis, dekat dengan pintu tol,” kata Erwin.

(Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Bale Bandung, klik http://pmb.unibba.ac.id/index.php/pendaftaran_pmb)

PPDB SMKN 1 Kota Cimahi

Agus Nugroho, S.Pd., M.T., Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubin (kedua dari kiri)

“Proses pembelajaran di SMKN 1 Kota Cimahi juga menurut mereka lebih bagus. Seperti dalam hal kedisiplinan, agama, budayanya. Itu juga yang melatarbelakangi masyarakat memilih SMKN 1 Kota Cimahi,” imbuhya.

SMKN 1 Kota Cimahi sendiri, memiliki program keahlian teknik elektro, teknik kelistrikan, program perangkat lunak dan broadcasting.

Saat ditanya mengenai jalur pendaftaran yang paling banyak, ia mengungkapkan bahwa jalur KETM (464 pendaftar) dan persiapan kelas industri (752 pendaftar) yang banyak pendaftarnya. Sebaliknya dengan jalur ABK, hanya satu orang.

Adapun kuota yang disediakan pada PPDB tahap satu sebanyak 420 kursi.

“Untuk total kuotanya kami menyediakan 612 (kursi). Jumlah itu belum dikurangi dengan siswa yang tidak naik, jadi ada 539 (kursi),” kata Erwin.

Sementara itu untuk menghindari kecurangan pada jalur prestasi kejuaraan, panitia PPDB melakukan uji kompetensi secara luring.

PPDB SMKN 1 Kota Cimahi

Suasana pelaksanaan PPDB tahap dua di SMKN 1 Kota Cimahi

“Kita uji sesuai bidangnya. Mereka juga harus membawa dan memperlihatkan sertifikat kejuaraan yang asli kepada tim PPDB. Dites di sini langsung, melibatkan dari pengcab untuk olahraganya. Sedangkan untuk kesenian melibatkan guru di sini yang memiliki kompetensi. Dari sertifikat nilainya 30 persen dan praktek nilainya 70 persen,” kata Erwin.

Lanjutnya yang mendaftar jalur kejuaraan, terdiri dari cabang pencak silat, karate, Tahfiz, Paskibra, sepakbola, basket, voli, renang, panahan dan lainnya.

Saat ditanya apakah ada yang mengundurkan diri pada PPDB tahap satu, kata Erwin sebanyak tiga orang mengundurkan diri, dan kuotanya dialihkan untuk PPDB tahap dua, yakni jalur rapot umum.

Sedangkan untuk PPDB tahap dua dibuka pada tanggal 23-30 Juni 2022. Kuota untuk tahap dua, tersisa 119 kursi, jumlah pendaftarnya ada 614 orang, (dari data PPDB online, pertanggal 30 Juni 2022, pukul 20.55). Pengumumannya tanggal 8 Juli 2022.

“Sejauh ini PPDB lancar. Hanya pas PPDB tahap satu, di hari pertama kendala server. Tapi setelah itu lancar. Itu juga server pusat karena banyak pendaftar. Pendaftar juga kebanyakan secara online, karena kami berhasil sosialisasi ke sekolah pengampu. Yang daftar datang ke sekolah tidak terlalu banyak (hanya 10 persen),” tandas Erwin.

Keterserapan Siswa di Industri

Dalam kesempatan yang sama Agus Nugroho, Wakil Kapala Sekolah Bidang Hubin menjelaskan mengenai keterserapan lulusan SMKN 1 Kota Cimahi di dunia industri.

Agus menjelaskan sebelum adanya pandemi sekitar 75 persen, lulusannya terserap di dunia industri.

PPDB SMKN 1 Kota Cimahi

Panitia PPDB SMKN 1 Kota Cimahi

Namun kata Agus, di masa pandemi sempat menurun diangka 40 persen. Hal itu karena kondisi industri yang kurang baik.

Dirinya juga menjelaskan, di program keahlian SMKN 1 Cimahi mempunyai kerjasama dengan industri. Di antara dengan Samsung, Schenider, PT Yogatama, software house yang ada di Bandung Raya, Gojek, Bukalapak, production house, perusahaan yang sifatnya di lepas pantai, tambang dan lainnya.

“Yang melanjutkan kuliah setelah pandemi juga meningkat cukup drastis diangka 35 persen. Sisanya berwirausaha,” kata Agus.

“Yang berwirausaha juga di masa pandemi cukup tinggi kebanyakan di bidang kuliner. Di tahun 2021 kami pernah mendapat predikat sekolah pencetak wirausaha. Salah seorang siswa mendapat predikat sebagai kapten di Jabar, rate tertinggi penjualan dalam satu bulan Rp 198 juta. Tidak sedikit juga siswa yang bergerak di kewirausahaan dengan omsetnya rata-rata Rp 20 juta,” dari paparan Agus.

Dirinya juga optimis, usai pandemi lulusan yang terserap di dunia industri, bisa mencapai 50-60 persen.

Ke depan Agus juga berharap dunia industri kembali bisa menyediakan ruang untuk praktek kerja lapangan (PKL) bagi siswanya. Termasuk penerimaan kerja di perusahaan dan kegiatan yang sifatnya kerjasama.

“Alhamdulillah mulai bulan Mei (2022) sudah mulai melakukan kembali perekrutan di sekolah kami,” pungkasnya. [SR]***

Sumber berita :

  • https://majalahsora.com/ppdb-smkn-1-kota-cimahi-se-bandung-raya-paling-membludak-pendaftarnya/