Pembinaan Polres Cimahi : Berpesan 4 cara yang dilakukan siswa jika menjadi korban perundungan

Upacara senin (10/10/2022) dilaksanakan di lapangan upacara SMKN 1 Cimahi, bertindak sebagai pembina Kasad Binmas Polres Cimahi AKP. Anang Suryana, S.H.

Dalam amanatnya beliau mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh SMKN 1 Cimahi baik dibidang keahlian kompetensi maupun di bidang olahraga.

Selanjutnya AKP. Anang berpesan agar siswa-siswi SMKN 1 Cimahi mengetahui dan mewaspadai tindakan bulying atau perundungan kerap terjadi dilingkungan pergaulan remaja. Terdapat macam-macam jenis perundungan diantaranya perundungan verbal, perundungan fisik, perundungan sosial, perundungan dunia maya dan perundungan seksual.

Tindakan bullying atau perundungan ini akan menimbulkan dampak yang sangat serius seperti cemas dan kesepian karena merasa tidak diterima oleh teman-temannya. Dampak fatalnya  korban bisa sampai bunuh diri saat kondisinya tertekan dan terancam.

AKP. Anang berpesan 5 cara yang harus dilakukan saat menjadi korban perundungan , diantaranya :

  1. Temui seseorang yang dipercayai dan bicarakan kejadiannya
  2. Jika bulying terjadi di sekolah cari pihak yang mempunyai kewenangan dan konsultasikan tindak lanjutnya.
  3. Jangan takut melaporkan kepada pihak yang berwenang. Jika berani berarti menyelamatkan diri sendiri dan korban lainnya.
  4. Tunjukan sikap berani dan percaya diri agar pembuli tidak berani untuk melakukan perundungan.

Perkembangan teknologi informasi juga saat semakin berkembang, diharapkan masyarakat dan khususnya siswa dapat menyaring informasi dengan cermat di segala macam media digital saat ini.

Diakhir pembinaannya AKP. Anang berpesan kepada siswa agar belajar dengan tekun, rajin dan bersemangat. Jagalah nama baik keluarga dan sekolah. Tingkatlah rasa gotong royong dan toleransi di kalangan masyarakat. Jangan main hakim sendiri dan tingkatkan terus prestasi belajar.

(Penulis : Jeni Saripiani)